Mengenal Lebih jauh Chef Master Juna Rorimpandey




Chef Juna memiliki nama asli Junior Rorimpandey, berasal dari Maluku dan saat ini berusia 35 . Petualangan menjadi chef tidak berlangsung begitu saja. Sebelum memilih profesi sebagai koki, Chef Juna pernah kuliah jurusan perminyakan di salah satu universitas di Indonesia selama tiga setengah tahun. Setelah gagal menamatkan kuliah perminyakan, Juna berangkat ke Texas untuk sekolah penerbangan. Sayang sungguh sayang, menjelang masa kelulusan untuk mendapat lisensi pilot, perusahaan tempat belajar mengalami bangkrut.




Keinginan menjadi pilot masih tetap bertahan, hal ini dibuktikan dengan melanjutkan sekolah penerbangan ke Texas. Sekali lagi untung belum berpihak pada chef yang dikenal sebagai juri paling galak dalam kompetisi Master Chef Indonesia ini. Pada tahun 1998 Indonesia mengalami krisis moneter sehingga keluarganya di Indonesia tidak bisa membantu keuangan sekolah Juna. Ternyata ada anugerah tersembunyi disini, bahkan menjadi tonggak awal kesuksesan karir Juna ke depannya.


Untuk memenuhi biaya hidup, Chef Juna melamar menjadi pelayan pada sebuah restoran tradisional Jepang. Tentu ini bertolak belakang dengan latar belakang pendidikannya. Juna tak apa arang. Dia menjalani profesi ini dengan serius, hingga akhirnya master sushi (koki kepala) restoran tersebut menawari menjadi muridnya. Chef Juna tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Maka dimulailah petualangan koki lelaki yang saat ini dikabarkan sedang dekat dengan Aline Tumbuan ini.

Beberapa bulan kemudian Chef Juna terpilih sebagai koki kepala di restoran tersebut. Pindah pekerjaan sering dijalaninya untuk mengejar tantangan baru dan belajar pengetahuan aneka kuliner dunia. Misalnya menjadi koki kepala di restoran sushi terbaik di kota Houston. Atau malah pindah haluan dengan meninggalkan dunia kuliner Jepang dan menggeluti masakan Perancis di French Laundry yang memiliki standard ketat.

Spoiler for buka:
menjalani kehidupan keras di amerika serikat





Kalau soal popularitas, nama Chef Juna sudah terkenal di luar negeri sana. Sebaliknya di Indonesia dia baru ngetop belakangan ini saat menjadi salah satu juri Master Chef Indonesia bersama Rinrin Marinka dan Vindex Valentino Tengker. Lalu siapa yang sangka kalau waktu masih ABG dulu chef Juna hobi naik motor Harley Davidson, kayaknya nggak nyambung banget dengan profesi koki profesional. Tapi itulah sedikit kenakalan anak muda pada jamannya yang tergabung dalam geng Bad Bones.

Selama 14 tahun hidup di Amerika Serikat pun Chef Juna telah menjalani asam garam persaingan hidup negara adi daya. Lelaki yang memiliki tato di kedua lengannya ini pernah mengalami overdosis obat-obat terlarang, mengalami penculikan, penyiksaan hingga satu ketika kepalanya pernah ditodong dengan pistol. Mungkin itulah salah satu alasan kenapa chef Juna terlihat garang waktu memberi komentar terhadap hasil karya konstestan Master Chef Indonesia.

Saat ini Juna menjadi executive chef di restoran Jackrabbit yang terletak di Kuningan, Jakarta. Kalau lihat pengalaman berpuluh-puluh tahun dalam dunia koki, dan tentu saja wajah tampan yang dimiliki, sepertinya karier Juna bakalan lancar jaya. Bukan mustahil tahun depan popularitasnya bisa menggusur Pak Bondan yang selama ini menjadi ikon dunia kuliner di Indonesia lewat semboyan “Maknyus Pemirsa!

Spoiler for klik:

0 komentar:

Poskan Komentar

 
;